Kanker Seriviks adalah penyakit yang menjadi momok bagi banyak wanita. Bagaimana tidak, kanker yang disebabkan oleh HPV (human papilloma virus), khususnya tipe 16 dan 18, biasanya tidak memiliki gejala atau keluhan pada tahap awal. Gejala atau keluhan yang biasanya muncul sampai kanker telah memasuki tahap 2 atau lebih besar. Meskipun keputihan berulang dirawat, juga pasca-coital

Virus papiloma manusia vaksin (HPV) di antara pra-remaja perempuan untuk mencegah kanker serviks atau tindakan pencegahan penting serviks. Data GLOBOCAN 2018 menunjukkan bahwa kasus baru kanker serviks di Indonesia mencapai 32 469, atau 17,2 persen wanita di Indonesia. Jika tingkat kematian rata-rata sekitar 50 wanita setiap hari. Angka itu naik dari data tahun 2012, membawa