Tulang Patah Dipijat, Awas Bisa Picu Pertumbuhan Tumor!

Tulang Patah Dipijat, Awas Bisa Picu Pertumbuhan Tumor!
Tulang Patah Dipijat, Awas Bisa Picu Pertumbuhan Tumor!

Pijat Untuk kesepakatan dengan nyeri tubuh, banyak orang memilih untuk dipijat atau dipijat. efek relaksasi setelah diprediksi diurutkan mengapa banyak orang suka teknik ini.

Tetapi Anda tidak harus menggosok sembarangan. Karena pijat yang salah, dapat merangsang pertumbuhan tumor yang dapat menyebabkan kanker.

“Urutkan atau pijat adalah sangat berbahaya. Ada kasus di daerah pedesaan di mana tingkat tinggi pengetahuan masih, anak-anak kecil karena tulang patah memerintahkan, maka 1-2 bulan kemudian untuk pertumbuhan tumor, “kata DR. dr. Franky Hartono, Sp.OT (K) Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) di Jakarta, baru-baru ini.

Lima Hottest Tom Cruise Film
Ketika patah tulang, ia menambahkan, peradangan yang sebenarnya di daerah-daerah. Os dengan kondisi ini, memijat, kata Franky menyebabkan pertumbuhan sel yang dapat memicu pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel kanker.

Sementara itu dr. Karina E.M. Besinga, Sp.OT (K) menunjukkan bahwa osteoporosis atau keropos tulang yang menyebabkan tulang menjadi rusak adalah seperangkat gejala yang mengarah ke suatu kondisi di mana tulang.

“Pasien Begitu juga dengan orang yang memiliki kanker. Ini memang menjadi anak-anak tidak memiliki benih-benih tumor sebelumnya, yang telah menjadi begitu sengit yang menyebabkan mereka jatuh, dengan pengobatan berkepanjangan untuk infeksi kronis dapat jatuh ketika kehilangan tulang pengalaman. ” Dia menambahkan.

“The Securities Penulis” punk gaya Hijaber
Karina juga mengklaim memiliki pengalaman dengan pasien anak yang terjatuh saat bermain sepak bola dan langsung patah tulang. Setelah pemeriksaan X-ray, jelas bahwa ada kehilangan tulang yang diderita oleh anak, meskipun biasanya dialami orang dewasa.

“Dan ketika ujian kanker di muka, ada bibit, sehingga ketika ada stimulus jatuh, memicu agresivitas sel kanker yang tidak terkendali,” pungkasnya.

Dari pengalaman ini Karina mendesak kebutuhan fraktur ditangani oleh para ahli, yakni spesialis ortopedi. Pemeriksaan oleh ahli bedah ortopedi lebih tepat sehingga mereka dapat mengetahui penyebab patah tulang.

“Jadi jika cedera yang terjadi ke spesialis ortopedi. Tidak dipijat. Karena pijat dasarnya hanya darah mengalir tidak mengembalikan cedera aslinya, “kata Karina.

Gangguan Pendengaran Ternyata Bisa Jadi Tanda Tumor Otak