Tips Menjaga Makan Biar Tak Lebar Saat Cuti Lebaran

Selama liburan panjang, lama waktu Anda makan makanan sesuai dengan selera Anda juga lebih lama. Dengan kecenderungan ini, ada risiko menjadi lebih gemuk setelah liburan, ditambah peningkatan gula, tekanan darah, atau kadar kolesterol.

Cuti bersama diumumkan oleh pemerintah pada 3.4, dan 7 Juni 2019 saat perayaan Idul Fitri. Seperti hari perayaan, Idul Fitri biasanya penuh dengan hidangan yang membangkitkan selera.

Risiko ini tentu bisa diantisipasi sejak dini. Dikutip dari Gulf News, tips berikut tidak mudah menjadi gemuk saat cuti bersama.

1. Kembalilah ke diet normal secara perlahan

Sistem pencernaan perlu waktu untuk beradaptasi setelah terbiasa berpuasa lebih dari 12 jam. Seketika makan banyak setelah puasa berisiko menimbulkan sakit perut, diare, dan berbagai masalah pencernaan lainnya. Ini bisa dimulai dengan memilih menu yang mudah diterima oleh tubuh seperti sup manfaat proargi 9.

2. Pastikan untuk selalu mengonsumsi sayuran

Hidangan di masa liburan lebaran biasanya menggunakan bahan utama daging yang diproses dengan banyak gula, garam, dan lemak. Meski lezat, jangan hanya makan daging olahan setiap hari. Sayuran yang disajikan segar atau hanya dimasak tanpa terlalu banyak gula, garam, dan lemak juga harus dikonsumsi. Konsumsi sayuran memastikan asupan nutrisi yang cukup setiap hari.

3. Pilih buah sebagai camilan atau hidangan penutup

Idul Fitri identik dengan aneka kue kering olahan yang terkadang disertai dengan aneka jajanan tradisional. Hidangan ini bisa dikonsumsi sebanyak mungkin dan tidak lapar mata. Buah segar bisa menjadi makanan ringan alternatif yang lebih bermanfaat bagi tubuh untuk mengandung kue atau makanan ringan lainnya. Ngemil juga tidak menggantikan makanan utama karena terlalu penuh.

4. Minumlah air yang cukup

Selain makanan, tubuh juga membutuhkan konsumsi cairan yang cukup setiap hari. Konsumsi 8-12 gelas air setiap hari dapat mencegah dehidrasi, menjaga fungsi tubuh, dan membantu mengendalikan rasa lapar. Jus atau minuman jus buah tidak boleh mengecoh pemenuhan cairan setiap hari, karena biasanya mengandung kadar gula yang tinggi. Air harus menjadi pilihan utama dibandingkan minuman lain dengan berbagai rasa dan warna.

5. Olahraga dan minum obat

Berbagai makanan dan minuman yang meluap berisiko meningkatkan berat badan, tekanan darah, kadar gula, kolesterol dalam tubuh selama liburan. Bagi yang memiliki penyakit yang berkaitan dengan ini, jangan lupa untuk minum obat secara teratur untuk menjaga fungsi tubuh. Sedangkan bagi yang sehat, cobalah berolahraga dan melakukan aktivitas fisik antara liburan bersama keluarga. Aktivitas fisik ini mampu menjaga tubuh yang sehat dan bisa menjadi pengisi liburan bersama keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *